Budidaya ikan kalau ditekuni memiliki potensi penghasilan yang besar. Kebutuhan akan ikan setiap hari dibutuhkan oleh pasar baik ikan hias atau ikan konsumsi. Apabila temen temen baru akan memulai budidaya ikan, sebaiknya temen temen belajar dulu ke petani ikan senior mengenai cara budidaya ikan yang benar. Pola budidaya yang benar akan mengurangi potensi kematian si ikan. Atau temen temen bisa bergabung ke kelompok ikan diwilayah temen temen agar mendapatkan pendampingan budidaya ikan dari produksi sampai pemasaran.

Berbekal informasi dari temen, kali ini Khiar mau sharing mengenai cara membuat kolam ikan yang baik secara umum, baik untuk kolam tanah, kolam terpal atau kolam semen. Yang pertama yaitu kedalaman kolam. Kedalaman kolam dibuat agak miring agar pada saat pembuangan air dapat mengalir kesaluran pembuangan sampai habis sebelum kolam dibersihkan dan atau diganti airnya. Sangat penting air dapat dibuang sampai habis untuk memudahkan pembersihan kolam dan pemanenan.

Yang kedua yaitu pipa pembuangan berada dibawah kolam. Agar air kolam dapat dibuang habis, pipa pembuangan sebaiknya terpasang dibawah tanah dititik kemiringan terendah. Untuk kolam besar sebaiknya dibuat kowen atau got. Yang ketiga yaitu pipa pembuangan dibuat agak lebar. Agar air dapat dibuang lebih cepat gunakan pipa berdiameter besar. Apabila terdiri dari banyak kolam sebaiknya buat saluran pembuangan yang besar agar air dapat mengalir dengan baik pada saat beberapa kolam dibuang airnya bersamaan. Kemudian penting disetiap kolam dibuat saluran pengisian air tersendiri yang dimaksudkan apabila hanya diperlukan satu kolam yang diisi, kolam lain tidak ikut terisi air.

Demikian tiga hal yang perlu temen temen lakukan bila akan membuat kolam ikan agar nantinya tidak merepotkan sendiri saat budidaya. Khiar juga saranin agar temen temen gabung ke komunitas petani ikan dimedia sosial untuk mencari informasi dan membuat jejaring serta sharing ilmu dan pengalaman budidaya ikan.